Harkanas 2018 ,Ibu ROR Ajak Masyarakat Makan Ikan

Harkanas 2018 ,Ibu ROR Ajak Masyarakat Makan Ikan

Dihadiri gubernur sulut yang diwakili oleh kepala dinas kelautan dan perikanan provinsi sulut bpk Ir.Ronald Sorongan,MSi, sekretaris daerah kabupaten minahasa Bpk Jeffry .R. Korengkeng, SH MSi, ketua TP PKK kabupaten minahasa ibu Dra. Fenny Ch. Roring Lumanauw,SIP, wakil ketua TP PKK ibu martina dondokambey, TP PKK minhasa, jajaran pemerintah kabupaten minahasa

Laporan ketua panitia hari ikan nasional yg disampaikan oleh ketua TP PKK puji syukur kami ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa oleh karena kasih sayang serta anugrahnya kita semua boleh diperkenankan oleh Tuhan hadir dan berkumpul dalam rangka mengikuti Harkanas dan Festival Ikan Nusantara tahun 2018. Adapun tema festival ikan nusantara 2018 : "IKAN SEBAGAI SUMBER KETAHANAN PANGAN DAN GIZI NASIONAL" MENGOPTIMALKAN PROMOSI KULINER,PROMOSI PRODUK PRODUK UKM/UMKM SENI KERAJINAN DAN SENI BUDAYA.
Maksud dan tujuan kegiatan ini
1.mengajak seluruh lapisan masyarakat,terutama anak anak gemar makan ikan, mengingat ikan memiliki komposisi nutrisi yang sangat baik,
2.memperkenalkan,mendorong dan memajukan kuliner indonesia,
3.menjadi ajang kerjasama dengan pengusaha,pebisnis dan rekan rekan suplier,industri,dan pabrik pabrik lainnya.

Sambutan gubernur sulawesi utara sekaligus membuka acara Harkanas secara resmi yang disampaikan oleh kepala dinas kelautan dan perikanan provinsi sulut bpk Ir. Ronald Sorongan saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada segenap pihak yang telah bekerja keras sehingga agenda strategis ini dapat terselenggara. Disertai harapan kita mampu menjadikan momentum peringatan ini untuk kemajuan pembangunan bangsa dan daerah disektor perikanan. Jika setiap rumah tangga mampu membudayakan konsumsi ikan akan terjadi berbagai multiplier effect, tidak saja derajat kesehatan masyarakat akan semakin meningkat karena sumber protein dan gizi yang sangat tinggi dari ikan yang dikonsumsi. Disinilah letak substansi dan tujuan mendasar dari peringatan ikan nasional, diyakini untuk mendorong masyarakat mengkonsumsi ikan serta memgingatkan masyarakat luas bahwa kita memiliki potensi perikanan yang sangat besar, yang menunggu tangan tangan terampil untuk mengelolahnya sebagai sumber daya peningkatan kesejahteraan dan kemajuan bangsa. Jika indonesia memiliki luas sebesar 5,8 juta kilometer persegi, maka sulut memiliki 49,4 ribu kilometer persegi. Indonesia memiliki potensi perikanan tangkap sebesar 12,5 juta ton per tahun sedangkan sulut memiliki potensi 1,1 juta ton per tahun. Terdapat 14 industri ikan kaleng di indonesia, dan 7 diantaranya berada di sulut. Industri ikan kayu di indonesia sebanyak 9 dan 8 diantaranya berada di sulut. Jika kita proyeksikan potensi sektor perikanan berdasarkan asumsi produksi 50% saja, maka produksi perikanan tangkap nasional dapat mencapai 6,25 juta ton per tahun dengan nilai 12,5 miliar US$, dan sulut dapat mencapai 550 ribu ton per tahun dengan nilai 1,1 miliar US$ atau sekitar 16,1 triliun rupiah. Potensi sumber daya alam yang luar biasa ini seharusnya dapat menjadikan indonesia negara industri kelautan dan perikanan dunia. Dalam konteks itulah lewat momentum peringatan hari ikan nasional tahun 2018 ini, saya mengajak semua komponen masyrakat untuk bersama sama membudayakan konsumsi ikan serta mari kita lestarikan sumber daya perikanan yang kita miliki, baik di darat maupun di laut. Sekaligus mari kita berkarya dan bekerja mengolah sekaligus memanfaatkan sumber daya perikanan yang kita miliki untuk kesejahteraan dan kemajuan bangsa.

Dipost Oleh Web Admin

RRRD Call Center

Post Terkait

Tinggalkan Komentar